Tangisi Kesalahanmu

Dari uqbah bin Amir ra.,ia berkata:”Ya Rasullah apakah keselamatan itu?” Nabi menjawab: “Jagalah lisanmu,lapangkanlah rumahmu dan menangislah atas kesalahanmu.”

Dari Tsauban ra., ia bertaka bawha Rasullah SAW. Bersabda:”Beruntunglah orang yang bisa menguasai atau menahan dirinya, dan orang yang melapangkan rumahnya, Serta orang yang menangis atas kesalahannya.” (HR. Ath-Thabrani dalam Al-awsath was shaghir: 212)

Dalam Sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Haitsam bin Malik bahwa Rasulullah SAW. Ketikaberkutbah,ada sesorang yang menangis di hadapan beliau. Kemudian Rasulullah SAW,bersabda: “Sekiranya hari ini diperlihatkan kepada kalian dosa-dosa orang mukmin yang menyertai daratan pegunungan,niscaya dosa-dosa mereka dapat terhapus oleh tangiosan orang ini. Itu adalah karena para malaikat sedang menangis dan mendoakannya: “Ya Allah, berila syafaat bagi orang-orang yang sanggup menangis di tengah-tengah orang yang tidak menangis.” (HR.Al-Baihaqi dalam sya’bul iman:810)

Menangis karena menyesali perrbuatan dosa dan kesalahan adalah perbuatan terpuji. Karena tangisan semacam itu menunjukkan adanya penyesalan dan rasa takut akan siksa ALLAH SWT.

Rasulullah SAW.besabda: “menangislah kalian,sekiranya kalian tidak dapat menangis maka buat-buatlah menangis.Sesungguahnya para penghuni nerakamenangis hingga tetesan air mata meraka yang mengalir bagaikan aliran sungai, lalu habislah air mata mereka. Dan menetaslah darah mereka hingga matanya kering. Maka sekiranya ada perahu di atasnya,niscaya perahu itu akan belayar. “(Ibnu Al-Mubarak dalam Az-zuhd: 295)

    Dalam hadist yang diriwayatkan Ibnu Mas’ud bahwa Rasulullah SAW. Bersabda: “Tidaklah setetes air mata yang menetes dari mata seorang mukmin, Meskipun air mata itu setitik kepala lalat, Disebabkan takut kepada Allah SAW, Kemudian air matanya menerpa sebagian mukanya, Niscaya Allah mengharamkan bagian api neraka.” (HR.Ath-Thabrani dalam Al-kabir.10/17)

Dalam hadist Abu Hurairah ra. Bahwa Rasulullah SAW. Bersabda: “Seseorang yang menangis ketakut kepada Allah, Sekali-kali tidak akan kembali ke neraka sebelum susu sampai di susunya.”

Dari Abu Umamah bahwa Rasulullah SAW. Bersabda: “Tidak ada tetsan yang yang lebih disukai oleah Allah SWA melebihi tetesan air mata karena takut kepada-Nya, Atau tetesan darah yang tertumpah dalam membela jalan-Nya.” (HR. At-Tirmidzi: 1669, Ath-Thabrani dalam Al-kabir.8/235)

Sesuatu kali Rasulullah SAW. Pernah mengucapkan doa: “Ya Allah,kurniailah ake sepasang mata yang mudah menangis, Yang tetesan air matanya dapatmenyejuhan hati karena takut kepada-Mu. Kurnaikanlah sebelum teyesan air mata nurani menjadi batu. “(HR. Abu Naim dalam Hiyatul Awliya’:2/196)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: