Tidur Dalam Keadaan Suci

“Jika engkau hendak mendatangi tempat tidurmu, maka berwudhulah seperti wudhumu ketika akan shalat.”

(HR. Muttafaq ‘Alaih)

 

     KIRANYA ada penyebab lain yang dapat membangkitkan semangat Anda untuk melakukan qiyamullail, yaitu hendaknya Anda tidur dalam keadaan suci hati dan badan. Adapun mensucikan hati adalah membersihkan dari kecurangan, hasud dan murka kepada kaum Muslimin. Adapun mensucikan badan adalah dengan berwudhu.

Nabi SAW menganjurkan kita bersuci sebelum tidur dan menerangkan pahalanya yang sangat besar, di antaranya:

Ibnu ‘Abbas menerangkan bahwa Rasulullah SAW bersabda,

“Sucikanlah badanmu, agar Allah mensucikan kalian dari dosa-dosa. Karena tidak seorang pun yang tidur dalam keadaan suci, melainkan malaikat selalu berada di dekatnya, sehingga dia tidak berbalik sesaat di dalam hari kecuali malaikat itu berdoa, “Ya Allah, berilah hamba-Mu ini ampunan karena dia tidur dalam keadaan suci.” (HR. Ath-Thabrani, Al-Ausath)

Mu’ad ibn Jabal menerangkan bahwa Nabi SAW bersabda,

“Tidaklah seorang muslim tidur dalam keadaan dzikir dan suci, kemudian dia bangun di sebagian malam dan dia minta kepada Allah permintaan yang baik tentang urusan dunia dan akhiratnya, melainkan Allah ajan mengabulkan permintaannya.” (HR. Abu Daud dan An-Nasi’I, ‘Amal al-Yaum wa laila, Ahmad, Al-Musnad)

Al-Manawi menjelaskan hadits di atas, “Maksud bersuci di waktu tidur ada dua bersuci secara lahir yaitu dengan berwudhu dan bersuci secara batin yaitu dengan bertobat. Mungkin seorang hanya bersuci secara lahir dan kalau dia mati dalam tidurnya, maka dia hanya suci lahirnya, tetapi batin nya masih kotor dengan berbagai dosa, karena itu hendaknya dia juga mensucikan hatinya dengan bertobat dan menghilangkan perasaan curang, hasud dan benci kepada seorang muslIm.

( AL-MANAWI, faidh al qadir, 4/271)

AL-BARRA’IBN `’AZIB menuturkan bahwa nabi bersabda kepada nya,

     “Jika engkau hendak mendatangi tempat tidurmu, maka berwudhulah seperti wudhumu ketika akan sholat.”(HR. mutafaq’alaih)

     Saudaraku, menangislah anda di kegelapan malam atas kegelapan hatimu, agar hati anda bercahaya kembali.

     Saudaraku, apakah anda tidak mempunyai semangat seperti semangat orang orang yang suka melakukan qiyamullail. Mereka beribadah sepanjang malam dengan di sertai tangisan dan istigfar, mereka mengadukan segala kekurangan mereka kepada ALLAH, sehingga mereka mendapat ijabah (PENGABULAN)  dari ALLAH Yang mahamulia dan maha menerima tobat.[]

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: