Kisah Nabi Adam as – Bagian 4 Diciptakannya Siti Hawa Sebagai Pendamping

Nabi Adam merasa kesepian karena tidak mempunyai teman atau pasangan. Padahal ia melihat semua binatang yang ada di syurga itu hidup berpasangan. Rasa sepi dan sedih membuatnya letih. Nabi Adam pun tertidur pulas di bawah pohon yang teduh. Allah Maha Tahu. Ia mengetahui pula apa yang tergerak di hati Nabi Adam yaitu ingin mempunyai teman. Maka selagi Nabi Adam tidur, Allah menciptakan manusia lagi yang diambil dari tulang rusuk Nabi Adam as itu sendiri.

Manusia itu lain jenisnya dengan Nabi Adam. Ia adalah seorang wanita yang Allah beri nama Hawa. Ketika Nabi Adam terbangun dari tidurnya, iapun terkejut. Nabi Adam mengusap matanya seakan tak percaya. Ia melihat seseorang duduk di sampingnya. Wanita itu indah, cantik dan menakjubkan.

“Siapakah engkau? mengapa engkau berada di sini?”, tanya Nabi Adam as, Dengan tersenyum Hawa menjawab, “Aku adalah Hawa yang diciptakan untuk menjadi teman hidupmu.”

Betapa gembiranya hati Nabi Adam as mendengar jawaban itu. Ia memuji dan bersyukur kepada Allah yang telah mengabulkan keinginannya sehingga ia tidak merasa kesepian lagi. Allah berfirman dalam Al Quran yang artinya:

“Dialah yang menciptakan kamu dari diri yang satu dan daripadanya Dia menciptakan istrinya, agar dia merasa senang kepadanya. Maka setelah dicampurinya istrinya mengandung kandungan yang ringan, dan teruslah dia merasa ringan (beberapa waktu). Kemudian ketika dia merasa berat, keduanya suami istri memohon kepada Allah, Tuhan mereka seraya berkata, “Jika Engkau memberi kami anak yang sholeh, tentulah kami akan selalu bersyukur.” (QS Al A’raf: 189)

One thought on “Kisah Nabi Adam as – Bagian 4 Diciptakannya Siti Hawa Sebagai Pendamping

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: