Kisah Nabi Adam as – Bagian 6 Godaan Iblis dan Turunnya Nabi Adam ke Bumi

Sejak pembangkangan Iblis terhadap perintah Allah untuk bersujud kepada Nabi Adam as, Allah menetapkan bahwa Iblis adalah musuh Nabi Adam dan keturunannya. Iblis pun berjanji hendak menjerumuskan Adam dan keturunannya kepada kesesatan. Allah secara tegas mengingatkan kepada Nabi Adam as harus berhati-hati terhadap tipu dayanya sehingga tidak tergoda dan terjerumus ke dalam kesesatan.
Iblis telah bersumpah untuk menyesatkan Nabi Adam as dan keturunannya. Ia berdaya upaya agar Nabi Adam terusir dari Syurga. Pada suatu ketika ia berhasil masuk ke surga. Kebetulan pada saat itu Nabi Adam dan Hawa merasa haus dan lapar. Iblis datang sambil berkata, “Hai Adam, tampaknya kau dan istrimu sedang lapar dan haus. Makanlah buah di hadapanmu itu. Lihat warnanya begitu indah dan segar, baunya pun sangat harum tentu rasanya sangat lezat.”
Nabi Adam as tahu, buah di hadapannya memang tampak lain dari yang lain. Tapi buah itu adalah buah larangan. Ibli membujuk Hawa, tapi Hawa juga tidak berani memakan buah itu.
Iblis kecewa dan merasa sakit hati. Tapi ia tidak putus asa. Pada suatu saat ia mendekati Nabi Adam lagi. Kali ini ia berkata, “Mengapa Tuhanmu melarang buah ini? tidak lain agar kalian tidak jadi malaikat. Sebab jika kalian memakan buah itu kalian akan menjadi penghuni kekal di surga ini. Percayalah, aku adalah seorang teman yang memberi nasihat baik.” Pendirian Nabi Adam tidak tergoyahkan. Ia tetap tidak mau menuruti godaan Iblis untuk makan buah khuldi.
Pada suatu kesempatan Iblis datang lagi. Ia memilih waktu yang tepat. Nabi Adam dan Hawa baru saja berjalan-jalan keliling surga. Mereka kelelahan. Saat itulah Iblis berkata, “Hai Adam ketahuilah sebenarnya hanya golongan malaikat saja yang boleh makan buah itu. Sebab dengan makan buah itu para malaikat akan mengalami hidup kekal tanpa mengalami kematian.”
Nabi Adam dan Hawa mulai mendengar perkataan Iblis,”Kami telah mendengar rahasia Allah sebelum kalian diciptakan, bahwa kalian tidak akan hidup lama. Beberapa waktu lagi kalian akan dimatikan. Nah jika kalian ingin hidup kekal abadi di surga ini makanlah buah itu, rasanya sungguh lezat tiada duanya di surga ini. Sungguh bodoh jika kalian tidak mau mendengar nasihatku ini”sambung Iblis.
Nabi Adam dan Hawa mulai tertarik. Iblis meneruskan bujukannya, “Aku bersumpah di hadapan kalian. Demi Allah sebenarnya aku hanya memberi nasihat, karena aku merasa kasian pada kalian berdua. Larangan Tuhan itu tak lain adalah supaya kalian tidak bisa hidup kekal di surga ini.”

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: