Penyesalan Yang Tiada Berguna Lagi … Kini Saatnya Mereka Menuai …

Kepada sebuah perkampungan 
aku bertanya
Tentang kondisi para kekasih
apa yang diperbuat….


Kepadaku, perkampungan itu menjawab,
“Mereka berhenti sebentar lalu pergi.”


Aku kembali bertanya, 
“Wahai perkampungan, kemanakah mereka singgah dan berdiam diri?”
Perkampungan itu menjawab,
“Mereka kini tinggal di dalam kubur bersama temannya.”


Demi Allah, teman itu adalah apa yang telah dikerjakan.
Alangkah buruknya
mereka yang terpedaya
dan tertipu oleh angan-angan kosong.


Wahai, orang yang bertanya kepadaku
Tentang kondisi mereka yang telah direnggut oleh ajal
dibawa ke negerinya
mengenaskan!..


Di dalam lembaran-lembaran itu
penuh keburukan dan noda-noda kesalahan
Ketika mereka meminta tolong
tak seorang pun yang dapat menolongnya


Tiada tempat berlindung buat mereka
di dalam kubur
dan tiada pula jalan berlari
buat menyelamatkan diri.
Yang ada hanyalah
kegelisahan, kerugian, dan kepedihan.


Tetapi, di dalam kubur
penyesalan, ya penyesalan
sungguh tiada guna.
Kini, saatnya mereka menuai…


Penyair Sufi


Dikutip dari Kitab Nashoihul ‘ibaad Karya Syeikh Muhammad Nawawi Ibnu Umar Al Jawi.

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: